Posts

Perjalanan Kopi, Dari Islam Sampai Ke Eropa

Image
Kopi menjadi teman setia ketika kantuk melanda di malam hari. Namun, dalam perkembangannya kopi tidak semata menjadi minuman penahan kantuk. Pada zaman sekarang kopi menjadi bagian dari gaya hidup manusia yang dapat menjangkau berbagai kalangan. Sering kali didapati pada di kalangan rakyat bawah bahwa kopi selalu hadir ketika mereka berbincang santai tentang berbagai masalah kehidupan. Tidak hanya itu tradisi mengkonsumsi kopi juga dilakukan oleh kaum agamawan agar terjaga pada malam hari dalam mempererat hubungan kepada Tuhan.

Baghdad, Kota Bundar Warisan Islam

Image
Baghdad merupakan sebuah kota di Asia yang penuh sejarah. Kota yang sekarang menjadi ibu kota Iraq ini pernah menjadi pusat ilmu pengetahuan Islam pada masa Dinasti Abbasiyah. Pembangunan Kota Baghdad dinisiatif pada masa kepemimpinan Khalifah Al-Mansur.

Soekarno Melawan Olimpiade dengan GANEFO

Image
Sering kali kita mendengar ajang olahraga empat tahunan seperti Olimpiade dan Asian Games. Dua event olahraga ini khususnya Olimpiade merupakan level tertinggi yang menjadi cita-cita oleh setiap atlet. Namun, event olahraga sekelas Olimpiade pernah mendapat tandingan. Hal ini terjadi ketika Presiden Soekarno memprakarsai lahirnya Games of the New Emerging Forces (GANEFO) sebagai bentuk perlawanan kepada Komite Olimpiade Internasional yang menjatuhkan sanksi kepada Indonesia.

Mohammad Natsir Menyelamatkan NKRI

Image
Selepas proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia dikumandangkan, usaha rakyat Indonesia untuk mempertahankan kedaulatan Republik Indonesia belum usai. Hal ini dikarenakan pasukan Sekutu sebagai pemenang Perang Dunia II datang ke Indonesia untuk mengambil alih kekuasaan dari Jepang. Ketika itu pasukan Sekutu diboncengi Nederlandsch Indiƫ Civil Administratie (NICA) yang merupakan organisasi semi militer yang bertugas untuk mengembalikan pemerintahan sipil dan hukum Belanda di Indonesia.

Syekh Abdussamad Al Falimbani, Ulama yang Anti Penjajah

Image
Bagi kaum muslimin di daerah Kalimantan tidaklah asing lagi dengan Kitab Hidayatus Salikin. Kitab ini dikarang oleh ulama asal Palembang yang bernama Syekh Abdussamad Al Falimbani. Beliau bukan sekedar ulama yang hanya mengarang kitab tetapi juga ikut berjuang bersama rakyat untuk mengusir penjajah dalam mempertahankan agama dan tanah air.

Ketika KH. Idham Chalid Dipenjara Belanda

Image
Dr. KH. Idham Chalid merupakan salah ulama Banjar yang banyak berkiprah di kancah nasional. Beliau pernah menjabat sebagai Ketua Tanfidziyah Nahdlatul Ulama selama 28 tahun. Selain itu, sebagai politisi beliau juga pernah menjabat ketua DPR dan MPR sekaligus salah satu pendiri Partai Persatuan Pembangunan (PPP).   Pada masa revolusi kemerdekaan KH. Idham Chalid ikut berjuang bersama Hasan Basry demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia di Banua Banjar

Perti, Ormas Islam dari Ranah Minang

Image
Sebelum proklamasi kemerdekaan Indonesia berkumandang pada tahun 1945, umat Islam Indonesia sudah berjuang jauh sebelum itu. Mereka berjihad membela agama dan tanah air dengan melakukan kontak fisik dengan tentara Belanda. Selain itu, demi memperkokohkan dan menyatukan umat dalam satu wadah maka dibentuklah organisasi Islam. Selama ini kita hanya mengenal Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah sebagai ormas Islam yang popular di telinga masyarakat. Padahal masih banyak ormas Islam di Indonesia yang lahir sebelum Indonesia merdeka. Salah satunya Persatuan Tarbiyah Islamiyah atau yang disingkat menjadi Perti.