Posts

Indonesia Dalam Kemerdekaan Tiga Negara

Image
Ketika Indonesia merdeka tahun 1945 ada beberapa negara di Afrika Utara yang masih memperjuangkan kemerdekaannya. Diantara negara tersebut ialah Tunisia, Aljazair, dan Maroko. Upaya diplomatik dilakukan mereka untuk mendapat dukungan kemerdekaan dari negara lain.

Aceh Meminta Bantuan Kepada Turki Utsmaniyah

Image
  Pada tahun 2013 ditemukan koin bertuliskan nama Alauidn Syah Al-Kahar yang merupakan Sultan Aceh yang berdampingan dengan Sulaiman I dari Kesultanan Turki Utsmaniyah. Dua nama yang bersandingan pada koin ini menjadi bukti hubungan diplomatik antara Kesultanan Aceh dengan Kesultanan Turki Utsmaniyah.

Pangeran Mohammad Noor Memperjuangkan Kalimantan

Image
Pangeran Mohammad Noor merupakan salah satu pahlawan nasional yang berasal dari Kalimantan. Pangeran Mohammad Noor lahir di Martapura pada 24 Juni 1901. Beliau merupakan bangsawan Banjar keturunan Sultan Adam Al-Watsiq Billah.

Syekh Nafis Al-Banjari dan Kitab Ad Durun Nafis

Image
  Kalimantan Selatan dikenal sebagai daerah gudangnya ulama. Silih berganti lahir penerus ulama yang melanjutkan estafet dakwah di Kalimantan Selatan. Salah satu ulama tersebut ialah Syekh Muhammad Nafis bin Idris Al-Banjari. Beliau merupakan ulama yang silsilahnya tersambung sampai ke Sultan Suriansyah, yang merupakan Sultan Banjar pertama.

Panglima Batur Yang Dihukum Gantung

Image
Persaudaraan yang erat Suku Dayak dan Banjar di tanah Kalimantan menjadi kekuatan yang besar ketika perang melawan penjajah Belanda. Para pejuang-pejuang Suku Dayak ikut bergabung dengan pasukan Pangeran Antasari ketika perang berkecamuk. Setelah Pangeran Antasari wafat pimpinan perang diteruskan oleh anaknya Sultan Muhammad Seman. Salah satu pejuang Dayak yang begitu setia dengan Sultan Muhammad Seman adalah Panglima Batur.

Kepulangan Musso melahirkan Pemberontakan PKI

Image
Di sebuah negeri di Eropa pada Maret 1948 terjadi sebuah pertemuan antara Musso dan Soeripno. Dalam pertemuan tersebut Musso meminta bantuan kepada Soeripno untuk dapat membawanya pulang ke Indonesia. Musso berdalih bahwa ia membawa misi baru dar Moskow yang akan dilakukannya di Indonesia.

Buya Hamka Membela Sila Ketuhanan

Image
Pada tanggal 7 Mei 1951 Presiden Soekarno berpidato dalam peringatan acara Isra Mi’raj di Istana Negara. Dalam pidatonya Soekarno memberi nasihat kepada umat Islam Indonesia agar bersatu berjuang menegakkan negara Indonesia dengan Pancasila sebagai dasar perjuangan. Menurut Soekarno ketika itu masih ada saja kelompok masyarakat Indonesia yang mengambil nilai Pancasila hanya sepotong-sepotong saja. Salah satu kelompok tersebut hanya mengambil sila Ketuhanan Yang Maha Esa saja. Sementara kelompok lainnya hanya mengamalkan sila Keadilan Sosial saja.