Posts

Habib Ali Kwitang, Ulama Penyatu Umat

Image
Di daerah Kwitang, Jakarta Pusat terdapat sebuah majelis ilmu yang berumur satu abad lamanya. Ribuan jama’ah yang ingin menuntut ilmu datang berbondong-bondong ke arah Kwitang. Jalan yang tidak terlalu lebar tersebut dipenuhi sesak oleh para penuntut ilmu. Ditambah para pedagang yang menjajakan dagangan sekaligus mengambil berkah dari majelis ini. Sosok di balik mansyurnya majelis ini di daerah Jakarta tidak lepas dari pendirinya yaitu, Habib Ali bin Abdurrahaman Al Habsyi atau yang popular dengan panggilan Habib Ali Kwitang. Beliau mendirikan majelis ini pada tahun 1911.

Kiprah NU di Politik

Image
Nahdlatul Ulama (NU) merupakan ormas Islam terbesar di Indonesia bahkan di dunia. Hal ini dibuktikan dengan adanya pengurus structural Cabang Istemewa NU yang terdapat di berbagai negara termasuk di Amerika Serikat dan Australia-New Zealand. Berdasarkan data pada tahun 2015 disebutkan bahwa jumlah pengikut NU di Indonesia berjumlah 90 juta jiwa. Besarnya jumlah pengikut NU ini menjadi kekuatan tersendiri bagi setiap keputusan pimpinan ataupun sesepuh NU yang akan diikuti oleh pengikutnya. Tidak terkecuali keputusan politik NU.

Ketika Soekarno Buat Presiden Amerika Tunduk

Image
Belakangan ini Amerika Serikat lewat Presiden Donald Trump dengan segala arogansinya membuat heboh dunia dengan menyatakan bahwa Jerusalem merupakan ibukota dari Israel. Menanggapi hal ini Indonesia tetap konsisten membela Palestina dengan mengakui bahwa Jerusalem milik Palestina. Dalam sejarahnya hubungan Indonesia dan Amerika Serikat dipenuhi warna tersendiri. Pada masa Presiden Soekarno harga diri Bangsa Indonesia punya nilai tinggi dihadapan para petinggi negara-negara di dunia, termasuk Amerika Serikat.

Perjalanan Syarif Abdurrahman Menemukan Pontianak

Image
Masjid Jami Pontianak atau yang juga dikenal dengan sebutan Masjid Sultan Syarif Abdurrahman merupakan masjid tertua yang tertulis dalam sejarah kota Pontianak, Kalimantan Barat. Penamaan masjid ini didedikasikan kepada sultan pertama dari Kesultanan Pontianak yang bernama Syarif Abdurrahman Al Kadrie seorang keturunan Arab.

Syekh Junaid Al-Batawi, Ulama Betawi di Tanah Mekkah

Image
Di Kampung Arab Pekojan lahir seorang ulama Betawi yang namanya masyur di tanah Arab. Beliau adalah Syekh Junaid Al-Batawi. Tahun kelahiran beliau belum dapat dipastikan yang menimbulkan berbagai pendapat. Menurut pemerhati sejarah Jakarta, Alwi Shahab menuturkan bahwa   Syekh Junaid Al-Batawi lahir pada tahun 1840. Sementara menurut Budayawan Betawi Ridwan Saidi berpendapat bahwa berdasarkan catatan Snouck Hurgronje (Orientalis Belanda), Syekh Junaid Al-Batawi sudah tinggal di Mekkah sejak tahun 1834.

Rumah Proklamasi Hadiah dari Saudagar Arab

Image
Jum’at pada 17 Agustus 1945 diproklamasikan kemerdekaan Indonesia di Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta yang sekarang berubah menjadi Jalan Proklamasi. Selama ini dituliskan bahwa tempat proklamasi kemerdekaan Indonesia berada di Jalan Pegangsaan Timur dengan mencantumkan sebuah nomor rumah yang tertulis nomor 56. Rumah bernomor 56 itu merupakan rumah milik seorang saudagar Arab yang berasal dari Hadramaut, Yaman. Saudagar tersebut bernama Faradj bin Said bin Awadh Martak atau singkatnya Faradj Martak.

Segala Isi dari Bumi Pertiwi

Image
Saat ini Indonesia telah mempunyai seorang presiden yang telah diberi amanat oleh seluruh rakyat yang memilihnya. Diantara pemilih beliau ialah mereka-mereka yang berkeinginan hidup lebih baik dengan visi misi yang diutarakan presiden ketika berkampanye. Mereka meyakini nasib mereka setidaknya berada di tangan presiden. Untuk itu tidaklah mudah mengumbar kampanye janji-janji yang terlontar dari mulut kepada khalayak manusia yang mendengar. Seakan suara dari orang itu ialah dirinya.